Seni Rupa 2 Dimensi , Pengertian, Unsur dan Teknik

Sebelum membahas seni dua dimensi lebih lanjut, mari kita perhatikan dulu pengertian seni. Memahami seni secara umum, seni adalah cabang seni yang membentuk seni dengan media yang ditangkap dan dirasakan oleh mata. sumber : edin08

Seni rupa juga dapat diartikan sebagai penciptaan kualitas, hasil, ekspresi atau keindahan alam atau benda yang melampaui keasliannya, dan bagaimana Anda dapat menikmati klasifikasi objek berdasarkan kriteria tertentu yang telah dibuat dalam struktur sehingga mereka dapat menjadi terintegrasi dengan indera penglihatan dan sentuhan.

Pengertian

2 Dimensi Seni adalah karya seni dengan dua sisi perbatasan, yaitu panjang dan lebar. Karya seni dua dimensi tidak memiliki ruang karena tidak memiliki ketebalan atau ketinggian. Jadi karya seni ini hanya bisa dinikmati di satu sisi.

Unsur-unsur seni rupa dua dimensi

Seni Rupa terdiri dari berbagai elemen yang membentuk satu kesatuan sehingga seni tersebut dapat dinikmati secara keseluruhan. Elemen artistik adalah beberapa elemen yang dapat menciptakan sebuah karya seni.

Berikut ini adalah unsur-unsur seni dua dimensi:

titik

Intinya adalah elemen paling dasar dari Seni Rupa untuk menciptakan ide-ide yang menghasilkan garis, bentuk atau bidang. Teknik melukis, yang menggunakan kombinasi variasi yang berbeda dalam ukuran dan warna.

Garis

Garis adalah elemen Seni Rupa karena kombinasi elemen titik. Tergantung pada jenisnya, garis-garis dapat dibedakan dengan garis lurus, panjang, melengkung, pendek, vertikal, horizontal, diagonal, bergerak, patah, siral, patah, dan lainnya.

Jenis garis ini menghasilkan kesan tertentu. Misalnya, garis lurus yang membuat kesan tegak dan kaku, garis putus-putus tampak kaku, lembut dan fleksibel, garis melengkung dan garis spiral fleksibel.

Selanjutnya, garis juga memberi kesan karakter, sehingga bisa dijadikan simbol.
1. Garis vertikal melambangkan kebesaran dan stabilitas.
2. Garis lembut dan berirama melambangkan kelembutan.
3. Garis miring melambangkan gerakan yang tidak stabil.
4. Garis-garisnya kuat dan menunjukkan kekuatan.

Berdasarkan bentuk garis itu.
1. Garis nyata adalah garis yang terdiri dari goresan atau garis melengkung.
2. Garis pseudo adalah garis yang muncul karena keseimbangan antara level, warna, atau spasi.

bidang

Bidang adalah pengembangan garis yang membatasi bentuk sehingga dapat membentuk bidang yang mencakup beberapa sisi. Bidang memiliki panjang dan lebar dengan dimensi.

bentuk

Bentuknya adalah elemen seni visual dari kombinasi berbagai bidang. Modul diklasifikasikan ke dalam 2 jenis, yaitu:
– Bentuk geografis, adalah bentuk yang memiliki ilmu pengukuran
1. Bentuk kubis, misalnya kubus dan balok
2. Bentuk silinder, misalnya tabung, bola dan kerucut.
– Bentuk Spongeometrik adalah bentuk yang meniru bentuk alami. misalnya sebagai hewan, manusia dan tumbuhan.

ruang

Ruang adalah elemen artistik yang memiliki dua karakteristik. Dalam seni dua dimensi, ruang hanyalah penglihatan semu, misalnya sebagai gambar yang terkandung dalam sebuah lukisan, sedangkan dalam seni tiga dimensi ruang itu nyata.

warna

Warna adalah elemen seni yang membangkitkan kesan pantulan cahaya. Warna-warna dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
1. Warna primer adalah warna primer yang tidak berasal dari campuran warna lain. Warna primer merah, kuning dan biru.
2. Warna sekunder adalah warna yang diperoleh dari campuran dua warna primer dalam dosis yang diberikan.
3. Warna tersier adalah warna yang diperoleh dengan mencampurkan warna sekunder
4. Warna analog adalah serangkaian warna yang terletak berdampingan dalam roda warna atau berdekatan satu sama lain.
5. Warna komplementer adalah warna yang kontras dan saling berhadapan, membentuk lingkaran berwarna, seperti merah dengan hijau, kuning dengan ungu.

konsistensi

Plot adalah jenis dan kondisi permukaan atau permukaan suatu benda dalam suatu karya seni. Setiap objek memiliki sifat permukaan yang berbeda. Plot dapat dibagi menjadi dua: plot nyata dan plot semu. Plot sebenarnya memiliki nilai sentuhan yang sama antara tampilan dan pengambilan sampel. Sedangkan pseudo plot bukan kesan yang sama antara melihat dan menyentuh.

Cahaya

Cahaya adalah elemen yang tergantung pada intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya, semakin terang cahaya dan semakin rendah intensitas cahaya, semakin gelap cahaya itu. Dalam karya seni dua dimensi, elemen cahaya dibuat berdasarkan pemilihan gradien warna.

Teknik seni rupa dua dimensi

Ternyata seni dua dimensi membutuhkan teknik khusus dalam proses pembuatannya. Jika Anda ingin membuat seni yang menarik minat banyak orang, Anda harus memiliki kompetensi khusus.

Berikut ini adalah beberapa teknik yang biasanya digunakan dalam penciptaan karya seni dua dimensi:

Teknik plak

Teknik ini banyak digunakan oleh seniman untuk melukis. Teknik ini biasanya menggunakan lukisan poster, lukisan minyak akrilik, yang diukir untuk menghasilkan warna yang padat dan padat.

Teknik kolase

Teknik kolase adalah teknik bergambar dengan memotong kertas, yang kemudian dipasang pada objek tertentu untuk membuat lukisan.

Teknik ini menciptakan lukisan realistis atau abstrak dari selembar kertas yang telah ditempel. Karya seni teknik ini sering disebut sebagai mosaik.

Teknik transparan

Teknik transparan adalah teknik yang sering digunakan dalam menggambar atau melukis, biasanya menggunakan cat air, tetapi hanya lapisan tipis untuk membuat tekstur transparan.

Teknik 3M (melipat, memotong dan merekatkan)
Teknik ini adalah teknik memanipulasi lembaran kertas yang disusun untuk membentuk karya seni tiga dimensi.