Jenis makanan yang meningkatkan kesuburan wanita

Jenis-jenis makanan yang diperbolehkan dan tidak bisa dimakan selama kehamilan pasti sudah sering terdengar. Tetapi bagaimana jika Anda mencoba untuk hamil? Makanan apa yang bisa meningkatkan kesuburan Anda?Para peneliti di Harvard School of Public Health memeriksa 19.000 wanita yang mencoba untuk hamil dan menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih banyak daging dan sumber protein hewani lainnya 39% lebih mungkin mengalami kemandulan.

Sementara wanita yang mengonsumsi lebih banyak protein nabati atau protein nabati memiliki kesempatan untuk mengalami lebih sedikit masalah terkait kesuburan. Cobalah menambahkan kacang ke menu harian Anda seperti kedelai dan olahan, yaitu tempe, tahu dan susu kedelai.

Jenis makanan yang meningkatkan kesuburan wanita

Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, selada (terutama selada romaine), brokoli, kol, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya kaya akan folat dan vitamin B. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis nutrisi ini, folat dan vitamin B, dapat meningkatkan ovulasi. Tidak hanya untuk wanita, sayuran berdaun hijau juga baik untuk dikonsumsi oleh pria, karena kandungan folat sebenarnya dapat meningkatkan kualitas sperma menjadi lebih sehat, sehingga mengurangi kemungkinan aborsi atau masalah genetik lainnya pada janin. Sebuah studi yang dilakukan oleh Sekolah Kesehatan Publik Universitas California Bekerley meneliti 97 pria yang tidak merokok dan tidak pernah memiliki masalah dengan kesuburan sebelumnya. Dan mereka yang mengonsumsi lebih banyak folat telah mengurangi jumlah sel sperma abnormal sebesar 20%.

Gandum utuh
Makanan biji-bijian utuh adalah jenis makanan yang termasuk dalam jenis karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lama oleh tubuh untuk membantu menjaga stabilitas dan insulin dalam darah. Ini positif untuk sistem reproduksi, karena jika kadar insulin meningkat, produksi hormon reproduksi akan dihentikan.

Sebuah penelitian di Belanda meneliti 165 pasangan yang sedang berusaha hamil. Selama 6 bulan belajar, ditemukan bahwa ketika wanita memiliki kadar gula darah tinggi, kemungkinan kehamilan berkurang hingga 50%. Pilihan roti gandum dibandingkan dengan roti putih normal dapat membantu menjaga stabilitas gula darah. Demikian pula dengan nasi merah dibandingkan dengan nasi putih dan pasta yang dibuat dengan gandum utuh dibandingkan dengan tepung biasa.

Minyak zaitun
Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh dalam tubuh dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin untuk mengontrol kadar gula darah. Selanjutnya, lemak tak jenuh juga mengurangi timbulnya peradangan di tubuh. Peradangan tubuh Anda akan menyebabkan gangguan proses ovulasi, pembuahan, dan bahkan masalah selama pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Ikan, buah persik
Terutama ikan laut dalam (seperti salmon, tuna, mackerel) yang kaya akan omega 3 dapat meningkatkan kesuburan. Asam lemak omega 3 dapat membantu mengatur hormon reproduksi dan memperlancar sirkulasi darah ke organ reproduksi. Carilah spesies ikan yang kaya akan asam lemak omega 3, biasanya ikan yang ditangkap di alam bebas (bukan ikan budidaya di kolam atau kolam) akan memiliki kualitas gizi yang lebih baik.

Hindari ikan kaleng seperti tuna kaleng, mackerel atau ikan sarden kalengan karena ikan kaleng biasanya ditambahkan dengan perasa, pewarna dan bahkan pengawet.

Es krim, yogurt
Teori ini berasal dari studi kesehatan perawat, sebuah studi jangka panjang yang dilakukan pada 238.000 wanita yang bekerja sebagai perawat antara usia 30 dan 55 tahun. Salah satu faktor yang dipelajari adalah diet dan diet. Studi ini mengungkapkan bahwa jenis makanan tertentu dalam diet mempengaruhi ovulasi dan dapat meningkatkan kemungkinan hamil. Salah satunya adalah konsumsi es krim, susu murni dan yogurt. Konsumsi produk-produk ini tidak dalam jenis rendah lemak atau busa sebenarnya dapat meningkatkan kesuburan.

Dalam studi kesehatan keperawatan, 1-2 porsi makanan yang termasuk dalam lemak penuh berperan dalam meningkatkan kesuburan. Namun, disarankan untuk memperhatikan jumlah yang dikonsumsi sehingga tidak berbalik menyebabkan peradangan karena kelebihan lemak.

BACA JUGA: